Obral-Obrol Bangsa

Huuaah… setelah capek menempuh perjalanan alot dari asrama-stasiun Bogor-akhirnya sampe juga di rumah tercinta, Bekasi.

Sebelum istirahat karena capek, gw mau review sedikit tentang acara yang gw hadiri pagi tadi, yaitu acara Obral-Obrol Bangsa yang diselenggarain oleh BEM KM IPB kabinet Berabe (#Berani Beda), di Gedung Graha Widya Wisuda IPB (GWW).

Obral-Obrol Bangsa ini adalah program edukasi tentang demokrasi dan kepemimpinan yang bekerja sama dengan @poltracking. Acara ini juga merupakan acara diskusi bareng tokoh-tokoh politik yang akan mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia.

Sebelumnya, @poltracking dan 14 kampus di Indonesia telah melaksanakan dialog tokoh semacam ini. IPB merupakan kampus ke 15 looh. Ini nih poster acaranya.

obral obrol

Acara ini dibuat dengan mempertahankan unsur santai, namun serius. Maka dari itu dinamakan Obral-Obrol Bangsa, bukan Pembicaraan Bangsa atau Mendiskusikan Bangsa, yang terlalu formal. Dari kata-kata di posternya keliatan sangar “siapakah di antara mereka yang berani bertemu mahasiswa IPB?” ini serasa kalo mahasiswa IPB punya imej menakutkan bagi tokoh-tokoh dan petinggi-petinggi bangsa, hebat dah. Berarti tokoh-tokoh itu pada takut sama gw ha ha ha.

Akhirnya terpilih 4 pembicara yang berani bertemu mahasiswa IPB, beliau-beliau adalah…… jeng jeng jeng…

  1. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulawesi Selatan)
  2. Jendral Endriartono Sutarto
  3. Dr. Ali Masykur Musa (dari Demokrat dan tokoh NU) dan
  4. Ir. H. Isran Noor (Bupati Kutai Timur)

Mungkin nama-nama tersebut masih asing terdengar di telinga kita. Gw juga ngerasa asing pas nama bapak-bapak ini disebut, “Ini bocah dari mana lagi nih” pikir gw begitu.

Tapi setelah bapak-bapak ini menyampaikan beberapa hal dalam batas waktu 10 menit, pikiran gw baru mulai terbuka ke mereka. Ternyata mereka orang-orang luar biasa tapi memang jarang masuk ke sorotan media, makanya banyak orang jadi gatau siapa mereka. Kinerja mereka juga patut diacungi 4 jempol (plus jempol kaki).

Gw akan mereview hal-hal yang tadi mereka sampaikan.

Yang pertama, Pak Jend. Sutarto

Endriartono_Sutarto

Gw gatau banyak tentang hal yang diobrolin pak Tarto. Soalnya pas bapak ini bicara, gw lagi balik ke asrama ngambil laptop. Pas balik lagi ke GWW, gw cuma dengerin pak Tarto ngobrolin bidang energi. Beliau bilang, kita harus meninggalkan BBM dan segera beralih ke energi gas, geothermal, dan energi terbarukan lainnya. Terus beliau juga bilang bahwa kita harus hati-hati menghadapi era Globalisasi saat ini. Hm.. Nice advice pak. Globalisasi emang lagi greget-gregetnya sekarang.

 

Kedua Pak, Limpo

kak-syahrul

Ini nih salah satu pengobrol yang lawak menurut gw. Acara ini kayak jadi acara Stand Up Comedy Kebangsaan menurut gw. Temen gw, Azwar, langsung seneng banget gubernurnya dateng dan jadi pengobrol di acara ini. Ohiya pak Limpo ini juga mirip sama Tony Stark loh (ini penting).

Baru awal-awal beliau malah bilang “aduh waktunya 10 menit, susah banget nih” langsung diiringi gelak tawa penonton, dan gw juga ikutan ketawa “wa ha ha ha”. Tapi jangan salah, yang beliau sampaikan sangat penuh dengan momen emosional. Beliau menyampaikan materi dengan penuh semangat dan keyakinan yang terlihat jelas dari wajahnya.

Beliau bilang bahwa 2014 itu momentum yang strategis di mana di tahun strategis ini “kita haaaarus lebih baaaaiiiiiik dari sebelumnya” katanya. Sekarang juga marak yang namanya transaksi politik, yang contohnya seperti ini “saya akan dukung kamu jadi presiden, tapi nanti biar saya yang jadi menteri”. Hal kayak gini jelas harus dihilangkan. Sebab akan merusak sendi-sendi dan moral di pemerintahan nantinya.

Beliau juga sangat serius dalam konsentrasi pangan di Sulsel. Katanya 382 Miliyar (duit semua itu loh) APBD Sulsel dipake untuk memberikan bibit ke petani Sulsel. Dan hasil yang didapat sangat woow, yaitu 2,6 Triliun pendapatan dari situ. Ini angka yang woow banget menurut gw.

Ada suatu cerita kocak dari pak Limpo ketika pemerintah Iran dateng ke Sulsel. Beliau bilang ke pemerintah Iran “Sulawesi Selatan menanam di 1 hektar hasilnya lebih dari 12 ton. Saya bangga mengatakan hal itu ke Iran” katanya.

Lalu pemerintah Iran bilang “berarti Sulawesi Selatan penghasilannya tertinggi ya di Indonesia” dijawab dengan nada kearab-araban. Terus Iran bilang lagi “Kalau begitu bapak Limpo harus ke Iran. Di sana 1 hektar hasilnya gak ada yang di bawah 22 ton” tuuuutttt…..

Gw mikir saat itu pasti pak Limpo mau kabur aja dengan muka ditutupin pake kardus. Tapi karena beliau Gubernur, pasti beliau cool dan woles lah, namanya juga Gubernur gitu looh.

Di akhir sesi 10 menit pak Limpo bilang bahwa beliau gak akan mencalonkan diri jadi presiden. Beliau cuma mau negara ini jangan tetap menjadi yang sepeti sekarang. Beliau juga optimis dalam 2 tahun Sulsel akan melewati Malaysia dalam hal pangan. Yeeah semangats paks.

 

Ketiga, Pak Musa

Dr Ali Masykur

Pak Musa ini satu-satunya yang mukanya keliatan paling muda di anatar ketiga tokoh lainnya. Beliau dari Demokrat dan juga tokoh NU.

“Kita tidak boleh diam. Anak muda harus bertindak. Suka tidak suka, kalian lah yang akan memimpin. Memimpinlah dengan penuh kepastian” kata pak Musa. Kata-kata ini entah kenapa terdengar keren dan dramatis di telinga gw.

Beliau bilang jika kelak menjadi presiden, beliau tidak akan mengangkat menteri pertanian dari partai politik. Karena partai politik pasti bikin kacau dan ribet. Gw setuju nih yang ini. Sekalian aja pak semua menteri jangan dari parpol hahah.

Salah satu program kerja pak Musa adalah subsidi 3 kali lipat untuk petani. Beliau tidak akan memberikan anggarannya untuk diolah ke BUMN, tapi langsung ke rakyat supaya rakyatlah yang mengelola anggarannya sendiri.

“Di negeri kaya, tidak boleh ada yang miskin. Di negeri perdamaian, tidak boleh ada konflik”. Beliau juga bilang kalo sekarang yang terjadi hanya pembangunan di Indonesia, bukan pembangunan Indonesia. Maka dari itu dibutuhkan pemimpin yang tegas dan berkonsentrasi. Begitulah kalimat yang beliau sampaikan di akhir sesi 10 menit. Kata-kata yang menginspirasi pak #salamAMM(Adil Makmur Martabat).

 

Terakhir, Pak Irsan

irsan-noor

Nah kalo tadi yang keliatan muda pak Musa, pak Irsan sebaliknya nih. Beliau yang keliatan paling legend dengan rambut putihnya.

Pak Irsan ini adalah Bupati Kutai Timur yang terkenal karena tindakannya menutup usaha asing di sana.

Pekerjaan pokok  beliau adalah penyuluh pertanian. Pekerjaan sampingannya yaitu menjadi Bupati Kutai Timur. Itu kata beliau loh bukan kata gw.

“Saya maju di sini dengan kebanggaan. Negara ini masih hidup di pertanian dan alamnya. Alam kita kaya, makmur, subur, tapi pulau kita banyak dikuasai usaha asing” begitulah beberapa yang disampaikan pak Irsan. Beliau berhasil menurunkan angka kemiskinan di Kutai Timur dengan cara mengelola Sumber Daya Alam bersama-sama dengan masyarakat dan swasta.

Beliau bertekad tidak akan pernah membiarkan orang asing mengambil kekayaan alam dengan cara yang tidak benar. Terbukti dengan ditutupnya usaha asing di sana oleh beliau. Beliau juga kena arbitrasi internasional dan kena denda 2 Miliyar dollar,… woow. Tapi beliau tetap tegar selama prinsip membuktikan kebenaran dan menegakkan keadilan masih beliau junjung tinggi. Woaah semangat pak, maju terooss dah.

 

Itulah review beberapa hal yang diobrolkan oleh keempat pembicara dari jam 10 sampe jam 1 siang.

Dari sini kita tahu bahwa Indonesia sebenarnya enggak kekurangan pemimpin. Yang kurang dari kita masyarakat adalah kita gak kenal sama tokoh-tokoh lain, selain yang sering disorot oleh media khususnya televisi. Contoh kayak gw. Maka dari itu kita harus banyak-banyak kenal tokoh untuk membuka mata akan masa depan cerah Indonesia *ciat ciat ciat…

Berhubung sebentar lagi mau pemilu, ayolah banyak-banyak cari tau tentang calon-calon pemimpinnya. Jangan apatis. Apalagi sampe golput. Kalo kitanya apatis dan golput, kita gak akan bisa protes kalo nanti pahit-pahitnya pemimpin Indonesia kurang baik menjalankan tugasnya. Kita aja gak milih, masa mau protes, gak adil dong. Pilih dulu, baru protes hehe. Kalo bisa sih jangan sampe protes “ekstrim”.

Tapi semoga aja di momen krusial 2014 ini, Indonesia mendapat kembali sosok pemimpin harapan bangsa berkharisma seperti Ir. Soekarno dulu. Pemimpin yang udah lama diidamkan bangsa ini.

 

Sip. udah jam 2 pagi, cukup deh reviewnya, saatnya tidooorrrrr, zreeettttttt….. *tarikselimut

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s