Automathobiography

Hampir semua orang akademik, yang sekolah dari TK, SD, SMP, SMA, dan kuliah, belajar suatu ilmu yang identik dengan angka dan rumus, yang kita sebut Matematika. Matematika merupakan sebuah ilmu yang menakutkan bagi sebagian besar orang. Sungguh ironi ketika ilmu Matematika ini sangat dekat dan erat sekali dengan kehidupan kita sehari-hari, malah dibenci oleh sebagian besar orang. Banyak orang bilang Matematika itu rumit, gak penting, dan gak akan digunakan oleh orang tersebut di pekerjaannya nanti. Mereka kira mereka hanya akan buang-buang waktu belajar Matematika selama kurang lebih 15 tahun. Akibatnya, ilmu ini hanya akan dipelajari bila tiba waktunya ujian. Bahkan tidak sedikit orang yang menggunakan cara licik hanya untuk mendapat nilai lulus dalam ujian ini.

Saya seorang mahasiswa Matematika. Tidak sedikit orang yang bertanya apa alasan saya terjun ke dunia Matematika. Banyak teman saya masuk jurusan yang lebih “wow” dan membanggakan dibanding Matematika, seperti dokter, teknik, desain, dan lain-lain. Jurusan yang saya ambil hanya dipandang sebelah mata. Mereka melihat masa depan saya hanya akan mentok menjadi dosen atau guru Matematika. Semua dogma ini terjadi karena cara berpikir mereka yang sudah terprogram dari kecil bahwa Matematika itu “SULIT”.

Semua pikiran-pikiran buruk mengenai Matematika bisa kita ubah dengan cara melihat sisi lain kehidupan dan kebohongan dalam Matematika. Saya punya pandangan sendiri tentang kehidupan dan kebohongannya. Kehidupan Matematika baru saya sadari ketika saya duduk di bangku kuliah, Departemen Matematika Institut Pertanian Bogor. Dan itu menjawab pertanyaan saya tentang ‘kenapa kita belajar Matematika dan apa gunanya?’. Ada sebuah alasan mengapa kita diperkenalkan dengan Matematika sejak kecil. Memang, Matematika itu dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, tapi bukan itu alasan utama mengapa kita mempelajarinya. Itu semua untuk memerkuat logika berpikir kita.

Sebenarnya Matematika adalah ilmu yang bisa memperkuat cara berpikir kita. Logika kita selalu berkembang semenjak kita dilahirkan sampai mati nanti. Maka dari itu logika berpikir kita harus dikembangkan dan diperkuat sejak kita duduk di bangku SD. Karena menurut pengalaman saya, jika seseorang sudah paham alur materi Matematika di sekolahnya, maka semua pelajaran akan terasa mudah baginya. Hal tersebut bisa terjadi karena logika berpikirnya sudah berkembang dan kuat akibat mengerti alur materi Matematika. Hal inilah yang baru saya sadari. Tujuan utama belajar Matematika itu bukan untuk digunakan di pekerjaan mereka kelak. Kalau mereka berpikir untuk menggunakannya, mereka salah. Sebagian besar memang tidak akan berguna jika digunakan begitu saja. Memang, ilmu Matematika bisa digunakan sebagian, tapi yang lebih utama adalah logika berpikir mereka yang akan sangat berguna bagi perusahaan. Seperti bagaimana cara menyelesaikan suatu permasalahan dengan efektif dan efisien.

Dan untungnya, hidup ini penuh dengan banyak masalah. Dan cara yang paling mungkin untuk menyelesaikan sebuah permasalahan adalah dengan memiliki logika berpikir yang kuat, sebagai modal utama. Dan Matematika bisa membuat logika berpikir kita kuat.

Sungguh sebuah kebohongan bila saya mengatakan Matematika itu bisa menjamin masa depan seseorang dalam pekerjaannya. Bohong kalau Matematika akan sepenuhnya berguna. Bohong kalau Matematika itu ilmu yang mudah. Karena Matematika luar biasa sulit, kompleks, dan berformula rumit. TAPI, kalau masih ada yang berpikir Matematika itu sangat sulit dan membuat pusing kepala, berarti mereka tidak sadar betapa sulit dan rumitnya kehidupan ini, sehingga memaksa Matematika lahir dan membuat model-model kehidupan itu lebih sederhana.

Matematika memang bukanlah segalanya. Tetapi segalanya butuh Matematika. Dan di atas segalanya, Allah membuat Matematika sebagai wadah untuk menunjukkan KETERATURAN dan KUASA-NYA.

Motivasi dan kepemahaman itulah yang membuat saya memilih Matematika sebagai dan untuk masa depan hidup saya.

Advertisements

2 thoughts on “Automathobiography

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s